Cirebon (ANTARA) - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menyasar kelompok difabel di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, untuk memperluas akses literasi dan inklusi keuangan di wilayah kerjanya pada 2025.
“Kami sudah mengadakan kegiatannya pada Minggu (5/10), yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari kelompok difabel di Indramayu,” kata Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib di Cirebon, Senin.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, berkeadilan, dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan yakni difabel.
Agus menyampaikan kelompok difabel perlu memiliki pemahaman dan kemampuan yang memadai dalam mengelola keuangan serta mengakses layanan keuangan formal secara bijak dan aman.
“Kami berkomitmen memperluas edukasi dan inklusi keuangan yang menyasar kelompok rentan,” katanya.
Menurut dia, kegiatan literasi yang dilakukan tidak hanya difokuskan pada edukasi keuangan, namun disertai pelatihan peningkatan kapasitas ekonomi.
OJK Cirebon pun menerapkan pendekatan ramah difabel dalam pelaksanaan kegiatan dengan menyediakan juru bahasa isyarat, materi visual yang mudah dipahami, serta pendampingan langsung dari komunitas tersebut.
“Materi edukasi mencakup pengelolaan keuangan pribadi, manfaat menabung di lembaga keuangan resmi, hingga pelindungan konsumen terhadap risiko penipuan dan kejahatan keuangan digital,” katanya.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026