Bandung (ANTARA) - Yayasan Komunitas Indonesia Sejati menyelenggarakan Webinar CSR & SDGs Award 2025 dengan tema Tantangan Kolaborasi CSR/PPM di daerah Lingkar Perusahaan dengan Program Pemerintah dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).
Menurut Agus Santoso, Ketua Pengarah Webinar CSR & SDGs Award 2025 di Jakarta, Jumat, menyatakan Webinar tersebut ditujukan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada kalangan perusahaan dan pelaku CSR, atas pentingnya sinergitas program CSR perusahaan dengan pemerintah di pusat maupun di daerah, untuk mendukung target pencapaian SDGs 2030 di Indonesia.
CSR bukan lagi hanya dimaknai sebagai kewajiban moral atau untuk kepatuhan regulasi, melainkan sebagai nilai dan strategi yang mendukung bisnis itu sendiri serta tujuan besar tercapainya Sustainabile Development Goals (SDGs), katanya.
Karena itu, kata dia, sejak Agustus 2025, CSR & SDGs Award secara intens disosialisasikan oleh penyelenggara.
Webinar kali ini menghadirkan unsur pemerintah yang diwakili oleh Deputi Kelembagaan & Digitalisasi Kementerian Koperasi, Henra Saragih, serta narasumber dari unsur perusahaan, yaitu Iwan Suryanto, External Relation Manager PT Pesona Khatulistiwa Nusantara atau dikenal PT PKN, dan Elok Faiqoh Saptining Ratri, Communication & Corporate Secretary PT PLN Energi Gas.
Kedua narasumber tersebut, memaparkan best practice CSR mereka, kepada lebih dari delapan puluh peserta dari perusahaan maupun NGO peserta webinar.
Kusnandar, selaku ketua penyelenggara menyatakan pihaknya menerima feedback dari banyak perusahaan, bahwa dalam ajang award ini tidak semata-mata untuk memberikan penilaian dan penghargaan pada perusahaan.
Namun perusahaan ingin ikut mendapatkan pengalaman dan berbagi pengetahuan dengan perusahaan lain terkait tantangan dan best practice keberhasilan setiap perusahaan dalam mengelola CSR, katanya.
Setidaknya ada tiga tujuan penyelenggaraan award yang diselenggarakan oleh Komunitas Indonesia Sejati, yaitu, mendorong inovasi program CSR yang berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan, membangun kolaborasi multipihak untuk mencapai target SDGSs terutama dengan program dan kebijakan pemerintah, menginspirasi perusahaan untuk berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan.
Ia menambahkan Award CSR & SDGs masih membuka pendaftaran hingga tanggal 31 Oktober 2025, hingga saat ini sebagian peserta webinar sudah menyatakan keikutsertaannya di antaranya adalah PLN Energi Gas, Cirebon Power, Paiton Energi, MIP dari group Adaro, Taman Safari Indonesia, dan PLN UIT JBB.
Menurut dia, perusahaan sudah cukup concern dalam pelaksanaan CSR dan SDGs rata rata adalah sektor energi, migas, minerba, perkebunan. Meskipun, penyelenggara juga membuka kesempatan kepada perusahaan dari sektor keuangan, industri manufaktur, bahkan juga untuk perorangan dan lembaga swadaya yang telah memberikan dedikasi dan inovasinya dalam kegiatan tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat.
