Bandung (ANTARA) - Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unpad sudah lama mengubah tradisi ospek ala zaman Orba menjadi lebih humanis dan nyentrik dengan adanya divisi Kandaya yang bertugas menunjukkan kebudayaan serta menghibur mahasiswa baru.
Divisi Kandaya tidak hanya berisi kakak tingkat biasa. Mereka adalah pasukan pendekar yang direkrut dengan standar yang lebih filosofis dari kurikulum kampus, yaitu OLEGUN. Singkatan sakral nan ajaib dari Objektif, Liar, Edan, Gokil, Unik, dan Nyeleneh.
Ketika ekspektasi tidak berjalan sesuai realita, mungkin itu yang dirasakan oleh maba FIB Unpad saat ospek hari pertama menyusuri jalan Soshum (Sosial Humaniora) di pagi buta. Alih-alih mendengar bentakan senioritas dan tatapan tajam, mereka justru mendapatkan sorakan semangat penuh humor.
Pemandangan di depan FIB-pun tak kalah mengejutkan. Segerombolan manusia alias Kandaya sudah menginvasi area dengan pakaian yang out of the box dan kelakuan yang sama-sama anehnya.
Sambutan tersebut merupakan tradisi Kandaya untuk menyambut masa depan bangsa dengan memperkenalkan dan merepresentasikan seni serta budaya di lingkungan FIB. Tentu saja langsung ditunjukkan dengan cara yang gila-gilaan di hari pertama.
Mereka tak butuh slide PowerPoint, cukup dengan penampilan unik dan nyeleneh seperti memakai properti sayap kupu-kupu yang merepresentasikan mahasiswa kupu-kupu, pakaian bertema skena yang merepresentasikan mahasiswa anak band, dan jaket jeans sebagai perawakan abang-abangan kampus.
Pemandangan tersebut, seakan membuat maba dipaksa bertanya "Budaya apa ini? Kenapa senior saya kayak gini semua?"
Puncak dari kegilaan tiga hari ospek terjadi di hari terakhir. Ospek ditutup bukan dengan pidato serius Dekan, melainkan dengan teater ajaib dan konser meriah yang diprakarsai oleh Kandaya. Panggung diubah menjadi ritual pertunjukkan realita mahasiswa FIB, diikuti dengan penampilan musik yang membuat seluruh maba bernyanyi bersama.
Tiga hari bersama Kandaya adalah pengakuan bahwa di FIB, mahasiswa tidak hanya diajarkan teori, tapi juga diajarkan bagaimana cara merayakan ketidaknormalan. Itulah esensi budaya, ia harus hidup, harus edan, dan harus selalu dipertanyakan.
Divisi Kandaya adalah panitia ospek yang sukses mengubah senioritas kaku jadi ajang lawak berkebudayaan ala FIB Unpad.
