Bandung (ANTARA) - Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) resmi membentuk unit pengelola zakat, infak dan shodaqoh (UPZ).
Ketua UPZ IKA Unpad, Agus Santoso lewat siaran persnya di Bandung, Sabtu, menyatakan pendirian UPZ tersebut guna menyediakan wadah dan sarana kelengkapan layanan untuk kesempurnaan ibadah kepada alumni Unpad dan masyarakat umum.
"Dalam upaya pengumpulan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) dan penyalurannya kepada mereka yang berhak," katanya.
Kang Agus menambahkan sekitar 300 ribu alumni Unpad memiliki potensi yang sangat besar sebagai bagian gerakan ZIS untuk kemaslahatan umat.
Baca juga: Wamenkop ajak IKA Kedokteran Unpad bersinergi untuk bangsa
Sementara itu, Kepala Divisi Pengumpulan UPZ Baznas RI Trihadian Saeful Muslim mengharapkan agar UPZ IKA Unpad dapat menjadi contoh bagi organisasi ikatan alumni yang lain untuk ikut mengorganisasi pengumpulan ZIS bersama-sama dengan Baznas.
"Sekaligus membantu Baznas dalam proses penyalurannya kepada mereka yang berhak menerima," katanya.
Guna menindaklanjuti pembentukan UPZ IKA Unpad tersebut, pada Kamis (18/9) bertempat di Kantor Sekretariat IKA Unpad Jakarta telah dilakukan penyerahan SK Kepengurusan UPZ IKA Unpad dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.
SK Kepengurusan UPZ IKA Unpad tersebut diserahkan oleh Trihadian Saeful Muslim, Kepala Divisi Pengumpulan UPZ Baznas RI yang diterima oleh Ketua UPZ IKA Unpad, Agus Santoso (FH79).
