Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut terus gencar mengedukasi pelajar dengan mendatangi setiap sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat di Kabupaten Garut, Jawa Barat untuk mengantisipasi masuknya pengaruh geng motor dan bahaya tawuran bagi pelajar.
"Semua polsek gencar sosialisasikan maklumat Kapolda Jabar ke sekolah-sekolah, tekan tawuran dan geng motor," kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi di Garut, Jumat.
Ia menuturkan Polres Garut maupun seluruh jajaran polsek melakukan kegiatan sosialisasi untuk mencegah masuknya geng motor di kalangan pelajar, dan aksi tawuran.
Seluruh personel, kata dia, tidak hanya menyampaikan langsung kepada pelajar, tapi juga menempelkan selembaran pemberitahuan tertulis dari Kapolda Jabar tentang menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Ini dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif," katanya.
Ia menyebutkan salah satunya daerah Polsek Kadungora menerjunkan personel Bhabinkamtibmas yang datang ke setiap sekolah menyampaikan kepada pelajar untuk tidak terlibat geng motor maupun tawuran.
Sekolah yang didatangi Bhabinkamtibmas itu, kata dia, di antaranya SMPN 1 Kadungora, SMP PGRI Kadungora, SMA IT Annisa Kadungora, SMA Arrahman Kadungora, dan SMK Teknologi Mandiri Kadungora.
"Imbauan kepada pihak sekolah, dan para pelajar untuk menghindari berbagai tindakan yang dapat mengganggu ketertiban, seperti tawuran, aksi kekerasan, maupun keterlibatan dalam geng motor," katanya.
Kepala Polsek Kadungora Kompol Alit Kadarusman menambahkan, jajarannya tidak hanya mensosialisaikan tentang bahaya geng motor dan tawuran, tapi juga mengingatkan pelajar terkait batasan jam malam sampai pukul 22.00 WIB.
Larangan jam malam itu, kata dia, agar mereka para pelajar tidak terlibat maupun menjadi korban dari segala tindakan kejahatan yang terjadi malam hari, dan juga mencegah berkembangnya geng motor.
"Kami ingin memastikan para pelajar memiliki lingkungan yang aman, jauh dari tindakan kekerasan, dan pengaruh geng motor, karena itu, peran sekolah dan orang tua juga sangat penting dalam mengawasi dan membimbing para siswa," katanya.***2***
