Bandung (ANTARA) - Menjenguk orang sakit merupakan bentuk kepedulian sosial yang bernilai positif, tapi banyak orang belum memahami bahwa kegiatan ini memiliki etika tersendiri yang perlu diperhatikan, terutama saat berkunjung ke rumah sakit atau rumah pribadi.
1. Patuhi Waktu Kunjungan
Setiap rumah sakit biasanya memiliki jadwal kunjungan tertentu. Mengunjungi pasien di luar jam tersebut bisa mengganggu waktu istirahat atau perawatan medis.
Jika pasien dirawat di rumah, sebaiknya mengonfirmasi waktu yang tepat kepada keluarga terlebih dahulu. Hindari datang terlalu pagi atau terlalu malam, karena pasien membutuhkan cukup waktu untuk beristirahat.
2. Batasi Jumlah Orang dan Durasi Kunjungan
Menjenguk tidak harus lama. Cukup 10–20 menit sudah dianggap sopan dan tidak melelahkan pasien. Hindari datang bergerombol, apalagi membawa anak kecil, karena dapat menimbulkan kebisingan dan risiko penyebaran kuman.
Jika ruangan sempit atau pasien dalam kondisi lemah, sebaiknya kunjungan dilakukan secara bergantian.
3. Jaga Suara dan Sikap
Saat menjenguk, jaga suara tetap pelan dan berbicaralah seperlunya. Hindari membahas hal-hal negatif seperti kabar duka, cerita penyakit berat, atau keluhan pribadi. Ucapkan kata-kata yang menyemangati, dan hindari komentar soal kondisi fisik pasien yang bisa menyinggung.
Jika pasien sedang tidur atau tidak dapat diajak bicara, tidak perlu memaksa bangun. Cukup tinggalkan pesan atau sampaikan salam melalui perawat atau keluarga.
4. Jaga Kebersihan dan Kesehatan Diri
Sebelum masuk ke ruangan pasien, pastikan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Jika sedang tidak enak badan, lebih baik menunda kunjungan untuk mencegah penularan penyakit.
Hindari membawa makanan dari luar tanpa izin, terutama jika pasien memiliki pantangan medis atau alergi tertentu.
5. Bawa Barang yang Tepat dan Bermanfaat
Membawa sesuatu saat menjenguk memang dianjurkan, tapi pilih yang sesuai dan tidak merepotkan pasien. Berikut beberapa contoh barang yang bisa dibawa:
- Buah segar seperti apel, jeruk, atau pir yang mudah dikupas dan tidak beraroma tajam.
- Air minum botol kecil atau teh herbal ringan jika diperbolehkan.
- Perlengkapan pribadi seperti tisu basah, handuk kecil, atau lip balm.
- Buku bacaan ringan atau majalah untuk menghibur pasien.
- Kartu ucapan dan bunga pot kecil jika tidak dilarang oleh rumah sakit.
- Dana tunai atau amplop (secara sopan) bisa disisipkan jika pasien membutuhkan bantuan, terutama untuk kasus rawat inap jangka panjang.
Hindari membawa makanan cepat saji, parfum kuat, atau boneka berbulu yang mudah mengumpulkan debu.
6. Minta Izin sebelum Mengambil Foto atau Video
Mengambil gambar pasien tanpa izin adalah tindakan yang tidak sopan. Jika ingin mengabadikan momen kunjungan, selalu minta izin terlebih dahulu dari pasien atau keluarganya. Hormati privasi dan kondisi pasien, terutama di ruang perawatan intensif.
Menjenguk pasien bukan hanya tentang hadir secara fisik, tetapi juga tentang menunjukkan empati dengan cara yang sopan, tenang, dan penuh perhatian.
Dengan menjaga etika dan membawa barang yang bermanfaat, kunjungan bisa menjadi sumber semangat tanpa menjadi beban bagi pasien.
