Garut (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat menurunkan tim berikut peralatan medis untuk mengecek langsung kondisi kesehatan pelajar sebagai langkah antisipasi guna mengetahui kesehatan fisik maupun psikis mereka agar dapat tumbuh kembang dengan baik.
"Seluruh siswa pada bulan Juli, Agustus, dan September memang sedang program cek kesehatan gratis," kata Kepala Dinkes Kabupaten Garut Leli Yuliani saat kegiatan Cek Kesehatan Sekolah Gratis di SMAN 15 Garut, Selasa.
Ia menuturkan pemeriksaan kesehatan gratis dengan menyasar kalangan pelajar itu digelar secara serentak di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Garut selama Juli sampai September 2025.
Seluruh siswa mendapatkan pelayanan pengecekan kesehatan dasar seperti tensi, pemeriksaan darah, skrining penyakit tidak menular, TBC, gigi, dan mulut.
"Cek kesehatan gigi, skrining TBC, skrining penyakit tidak menular, pokoknya lengkap, jadi sayang kalau tidak memanfaatkan cek kesehatan gratis ini," kata Leli.
Ia menambahkan pemeriksaan juga meliputi tentang kondisi gizi pelajar, termasuk mengecek kondisi kesehatan mental siswa, sehingga bisa secepatnya dilakukan penanganan dengan cepat dan tepat apabila menghadapi gangguan mental.
"Terkait dengan status mentalnya, 'mental health'-nya, kemudian juga cek terkait dengan darah, ya, baik itu anemia tidaknya ataupun pemeriksaan darah lainnya," katanya.
