Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut memberlakukan sistem satu arah beberapa kali untuk mengurai kepadatan arus kendaraan dari arah jalur wisata menuju Bandung pada momentum libur panjang Isra Miraj dan akhir pekan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Aang Andi Suhandi mengatakan, situasi arus lalu lintas kendaraan di jalan utama Garut-Bandung dari arah destinasi wisata sudah mulai lancar menjelang petang setelah diberlakukan sistem satu arah untuk menguras arus kendaraan menuju Bandung.
"Alhamdulillah sudah mulai lancar setelah dilakukan pengaturan dan 'one way' sepenggal," kata Aang.
Ia menuturkan momentum libur panjang akhir pekan terpantau ramai arus kendaraan di jalur utama Bandung-Garut terutama di jalur destinasi wisata di Garut.
Kepolisian, kata dia, melakukan sistem satu arah di dua titik yakni titik pertama di persimpangan Gobing sebanyak tiga kali yang merupakan jalur dari arah wisata Cipanas Garut, Situ Bagendit, dan perkotaan Garut menuju Bandung.
Selanjutnya titik kedua, kata dia, diberlakukan sistem satu arah sebanyak tiga kali di Kadungora dengan menarik arus kendaraan dari arah Garut untuk menuju perbatasan Kabupaten Bandung.
"Sistem 'one way' sepenggal sebanyak tiga kali di Gobing, dan tiga kali di Kadungora," katanya.
Ia menambahkan jajarannya saat ini masih siaga di jalur provinsi sebagai jalur utama Bandung-Garut, dan jalur nasional lintas Limbangan-Malangbong yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Tasikmalaya.
Selama pengamanan jalur tersebut, kata dia, situasi di jalan aman terkendali tidak terjadi insiden yang mengganggu arus lalu lintas kendaran di jalur utama itu.
"Kami terus siap siaga di jalur untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar, juga mengimbau pengguna jalan untuk mengikuti arahan petugas," katanya.
