Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, menyatakan hasil penyelidikan kecelakaan yang menyebabkan seorang pengendara sepeda motor atas nama Sandi Setiawan tewas setelah menghantam mobil boks di Jalan Raya Bandung-Cianjur, akibat kelalaian pengendara sepeda motor.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ika Cakra di Cianjur Selasa, mengatakan selain korban tewas tercatat satu orang penumpang sepeda motor A (40) mengalami luka berat masih menjalani perawatan di RSUD Sayang Cianjur.
"Hasil penyelidikan di tempat kejadian dan keterangan saksi, kecelakaan disebabkan ketidak hati-hatian atau kelalaian pengendara sepeda motor sehingga menghantam mobil boks dari arah berlawanan," katanya.
Dia menjelaskan, di jalur Bandung-Cianjur sejak beberapa pekan terakhir kerap terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat, termasuk jalur tengkorak atau black spot, sehingga pengendara diminta waspada dan hati-hati melarikan kendaraan.
Selain di jalur tersebut, tambah dia, terdapat beberapa jalur tengkorak lainnya di Cianjur seperti jalu Puncak-Cianjur dan Jalan Raya Sukabumi-Cianjur yang menuntut pengendara berhati-hati dan waspada serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
"Landasan jalan di jalur tengkorak Cianjur selain menurun dan menanjak tajam terdapat jalan lurus cukup panjang seperti di Jalan Raya Bandung-Cianjur, dimana pengendara harus waspada dan ekstra hati-hati saat melintas," katanya.
Sementara keterangan saksi mata warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah Dedi (60), mengatakan kecelakaan yang menyebabkan korban pengendara sepeda motor tewas, saat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cianjur menuju Bandung.
Diduga kehilangan kendali usai menyusul kendaraan di depannya, sepeda motor oleng ke kanan langsung menghantam bagian depan mobil boks hingga kedua penumpang terpental sejauh beberapa meter.
"Suara dentuman cukup keras terdengar ketika sepeda motor menghantam mobil boks, penumpang sepeda motor terpental, satu orang meninggal di tempat dan satu orang lainnya mengalami luka berat dibawa ke RSUD Cianjur," katanya.
