"Buku Indonesia Bicara Baik rencananya dirilis di sela-sela pembukaan KNH, berisikan artikel ilmiah populer dari pengurus dan anggota Perhumas se-Indonesia, terutama dari BPC Bandung," kata Ketua Perhumas BPC Bandung yang juga Ketua Panitia KNH 2016 N Nurlaela Arief di Bandung, Jumat.
Buku IBB rencananya diberikan kepada para tamu utama, sekaligus yang membuka kegiatan konvensi humas tahunan terbesar di Indonesia itu. Seperti Sekretaris Kabinet dan Menkominfo Republik Indonesia.
Buku tersebut kelak akan dipadukan dengan peta jalan Kehumasan Indonesia. Selain itu menjadi terobosan tersendiri dalam 43 kali pelaksanaan KNH selama ini, juga menjadi sarana artefak ilmiah membangun kehumasan di Indonesia yang lebih baik ke depannya.
"Sumbang pemikiran ini menandakan rasa kepemilikan yang tinggi, sekaligus memperlihatkan betapa tingginya keinginan Perhumas dalam menciptkan insan humas yang konstruktif dan produktif," katanya.
Nurlale Arief menambahkan, terobosan lain dalam kegiatan tersebut adalah pengenalan Mars Perhumas yang diciptakan pengurus dan anggota BPC Bandung yakni Yayan Istiandi (Humas Bank Indonesia Jawa Barat).
"Insya allah kami akan terus bergerak berinovasi, agar terus berkontribusi kepada Perhumas khususnya dan insan humas Indonesia pada umumnya," katanya.
Eki Baihaki, Panitia KNH 2016 penanggung jawab buku IBB mengatakan, setidaknya ada 20 tulisan dalam buku tersebut dari para pengurus dan anggota yang kompeten di bidangnya.
Di antara para penulis adalah Prof Soleh Soemirat (Guru Besar Humas Unpad), Prof Neni Yulianita (Guru Besar Humas Unisba), N Nurlala Arief (Insan Humas 2016/Head of Corporate Communication Biofarma) sejumlah pakar dan praktisi kehumasan.
"Isinya beragam, ada yang tentang tema Indonesia Bicara Baik di pemerintahan, media sosial, bisnis, pemasaran, dan banyak lagi. Insya allah konten di dalamnya akan sangat bermanfaat bagi dunia humas seluruh Indonesia," katanya menambahkan.
Pewarta: SyarifUploader : Isyati Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2026