Antarajabar.com - Setelah kehadirannya ditolak di Alun Alun Ujungberung Kota Bandung patung Dinosaurus senilai Rp175 juta dipindahkan ke Taman Lansia Jalan Cilaki kota itu, Senin.
Patung hewan purba itu dipindahkan pada Minggu (19/9) dari alun-alun di kawasan Bandung timur itu ke taman yang berlokasi di samping kompleks Gedung Sate Kota Bandung.
Dinosaurus jenis T-Rex tersebut ditempatkan di bagian timur dari Taman Lansia yang merupakan salah satu taman yang cukup ramai dikunjungi oleh warga Kota Kembang.
Replika dinosaurus berbobot 1200 kilogram dan tinggi 2,5 meter tersebut terbuat dari bahan fiber dan besi dimana pengadaannya berasal dari dana APBD Kota Bandung.
Setelah dipasang untuk melengkapi sarana rekreasi anak-anak di Ujungberung pada hari Rabu. Sehari kemudian sejumlah tokoh masyarakat langsung menggelar musyawarah bersama Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Diskantam) Kota Bandung terkait penolakan pengadaaan patung T-Rex tersebut, kendati pada rencananya juga akan dipasang ornamen replika binatang-binatang asli Indonesia lainnya.
Atas instruksi Wali Kota Ridwan Kamil akhirnya patung yang mulai digemari masyarakat Ujungberung dan sekitarnya tersebut akhirnya dipindahkan ke Taman Lansia.
Tak ayal juga banyak masyarakat yang kecewa dengan hal tersebut. Pasalnya selain menjadi sarana untuk berfoto patung tersebut juga dilengkapi audio interaktif sensor dan papan edukasi.
Pengunjung dapat berinteraksi melalui suara dengan cara menelpon ke nomor yang tercantum di tubuhnya sebagai sarana edukasi.
Penolakan dari beberapa tokoh masyarakat disebabkan adanya keinginan menjadikan Alun-alun Ujungberung sebagai ruang publik yang mengenalkan seni budaya setempat dan berkonsep Sundanopolis.
Para tokoh masyarakat Ujungberung ingin mengembalikan taman menjadi bercirikan khas Ujungberung antara lain dengan mengenalkan seni budaya yang ada di sana, seperti reak dan benjang yang merupakan kesenian asli Ujungberung.
Tokoh Masyarakat setempat mengharapkan ornamen yang menjadi daya tarik Alun-alun Ujungberung harus memiliki hubungan batin dengan masyarakat atau yang bernapaskan keagamaan karena Alun-alun Ujungberung berhadapan dengan masjid.
Pewarta: Yunandho: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026