Garut (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Jawa Barat, siap mengurus administrasi untuk mengklaim asuransi jiwa bagi tiga haji yang meninggal dunia saat melaksanakan rangkaian ibadah haji di Mekah yang akan diberikan kepada ahli warisnya.
"Sudah ada aturan dari pemerintah pusat, ada asuransi jiwa, semuanya itu ditangani oleh pusat, nanti secara otomatis ke keluarga duka atau ahli warisnya," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut Cece Hidayat saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Kamis.
Baca juga: Jamaah haji kloter pertama tiba di Garut
Ia menuturkan jamaah haji asal Garut sebanyak 1.938 orang, dari jumlah itu tiga orang meninggal dunia karena sakit saat kegiatan ibadah haji di Mekah.
Pemerintah melalui petugas haji di sana, kata dia, sudah melakukan upaya memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk menangani tiga haji yang meninggal dunia itu sampai proses pemakaman di Arab Saudi.
"Yang meninggal semua dimakamkan di sana, sesuai SOP Arab Saudi, dan nanti ada sertifikat bukti meninggal dunia," katanya.
Ia menyampaikan setelah melakukan proses pemakaman, selanjutnya akan diurus klaim asuransinya, termasuk barang-barang jamaah haji yang meninggal di sana akan dibawa pulang ke Indonesia dan diserahkan kepada keluarganya.
Kemenag Garut, lanjut dia, secara perwakilan akan menyerahkan barang milik jamaah haji yang meninggal dunia. Selain itu, akan diberikan santunan asuransi kepada ahli warisnya.
"Barang-barang mereka nanti dititipkan, akan diserahkan kepada keluarganya. Kemenag Garut akan menyerahkan dan secara kedinasan akan berkunjung ke keluarga duka," katanya.