Menurut Suriadarma, menjaga kerukunan tidak sulit, dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti saling bertegur sapa dan saling melempar senyum jika bertemu satu sama lain.

"Apalagi kita sudah ambil air suci. Hakikat air adalah jernih dan bening, sama seperti hati. Dhamma sudah memberikan tuntunan kepada kita. Mari kita sama sama mendalami dan mempelajari itu agar kehidupan kita lebih damai dan rukun," kata dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Umat Buddha lakukan detik-detik Waisak di Borobudur

Pewarta: Heru Suyitno
Editor : Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026