Antarajawabarat.com,13/3 - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat menyatakan menyiapkan beberapa strategi untuk menekan kenaikan harga bawang di pasar.
"Pertama adalah kami akan memberikan informasi kepada petani di pusat produksi tentang kondisi dan harga bawang di pasaran," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Ferry Sofwan Arif di Kota Bandung, Rabu.
Ditemui usai menerima kunjungan delegasi Kadin Provinsi Eastern Cape, Afrika Selatan di Gedung Sate Bandung, Ferry menambahkan strategi lainnya adalah pihaknya akan meminta para petani di sentra produksi bawang untuk memprioritaskan penjualan ke pasar induk di wilayah Jabar.
"Kami mengharapkan distribusi bawang ke pasar-pasang induk. Jangan dulu dijual ke luar Jabar," kata dia.
Ia menuturkan, berdasarkan laporan dari sejumlah pasar tradisional yang ada di setiap kabupaten/kota, harga bawang merah antara Rp30.000-45.000 per kilogram. "Sedangkan untuk harga bawang putih antara Rp 40.000 hingga Rp80.000 per kilogram," katanya.
Ia menuturkan, semakin ke wilayah barat, harga bawang ini makin mahal karena semakin jauh dari centra produksi.
"Sebagai contoh ialah seperti di daerah Depok dan Bekasi, harga bawang di sana bisa mencapai Rp80.000 per kilogram," katanya.***3***
yuliastuti
Ajat S
