Sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulis BNPB di Jakarta, Selasa, bantuan dana siap pakai itu bisa digunakan untuk penanganan dampak bencana di Garut selama masa tanggap darurat dari 16 hingga 29 Juli 2022.
Saat meninjau dampak banjir di Kampung Dayeuh Handap, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Suharyanto menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar korban banjir pada masa tanggap darurat bencana.
"Masyarakat yang terdampak jangan (sampai) semakin sengsara," katanya.
Guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana di Garut, BNPB juga memberikan bantuan berupa 325 paket beras 5 kg, 400 paket lauk abon, air mineral gelas 325 dus, mi instan 300 dus, sarden 420 kaleng, serta matras dan selimut masing-masing 100 lembar.
Suharyanto mengatakan, penyaluran bantuan harus diatur dengan baik agar benar-benar sampai ke warga yang membutuhkan bantuan.
Pewarta: Devi Nindy Sari RamadhanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026