Karena itu, Timnas mampu menang dengan skor 3-1 pada laga terakhir di fase grup itu sehingga memastikan tiket ke semifinal pada ajang multicabang olahraga itu.
“Ya, saya terapkan taktik berbeda,” kata pelatih asal Korea Selatan itu, Minggu.
Pada pertandingan sebelumnya, Timnas Indonesia menang telak atas Filipina dengan skor 4-0 setelah ia meminta Egi dkk menerapkan permainan serangan balik.
Skuat Garuda memancing pemain lawan untuk masuk dalam area pertahanan. Lalu jika mendapatkan momen, maka serangan balik langsung diterapkan untuk mematikan lawan seketika.
Strategi ini pun berhasil karena jika diadu ‘head to head’ sejatinya pemain Indonesia akan kesulitan mengingat postur badan pemain Filipina jauh lebih tinggi.
Sementara saat melawan Myanmar, Skuad Garuda didorong tampil lebih agresif dalam menyerang karena tim lawan memiliki kecepatan yang lebih dari Filipina.
Pewarta: Dolly RosanaEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.