Kota Bogor (ANTARA) - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta masukan dari perusahaan bisnis daring yang melakukan jasa pemesanan makanan yakni Grab food dan Go food untuk mengkonsep pergerakan ekonomi dari hasil penataan wilayah yang terkenal dengan sentra kuliner di sepanjang Suryakencana.
Ia memproyeksikan Suryakencana sebagai tempat yang strategis bagi perdagangan daring atau online trading meskipun kini tempat parkirnya masih dalam proses penataan.
Baca juga: Pemkot Bogor bangun 10 koridor di kawasan bisnis Suryakencana
Baca juga: Pemkot Bogor akan tata PKL dengan bangun pusat kuliner
Sehingga atas kucuran dana pemerintah pusat terhadap Kawasan Suryajencana, Pemerintah Kota Bogor perlu merancang pengembangan pembangunan ekonomi di lokasi yang begitu terkenal sebagai tempat kuliner.
"Kita sedang merancang bagaimana pengembangannya setelah penataannya selesai, seperti apa konsepnya di sana saya perlu masukan juga. Kemarin saya undang Grab, Go Food dan sebagainya," jelasnya.
Baca juga: Santri di Ciawi Bogor deklarasi dukung Ganjar Pranowo-Puan Maharani
Baca juga: Gus Udin latih kader IPNU Kabupaten Bogor soal kepemimpinan
