Tasikmalaya, 12/8 (ANTARA) - Lapangan sarana olah raga Dadaha, sebagai ruang terbuka hijau di Kota Tasikmalaya menjadi tempat favorit warga Tasikmalaya berbagai kalangan usia untuk "ngabuburit" atau menunggu waktu adzan maghrib.

Pantauan di lokasi tersebut, Kamis, memasuki hari kedua bulan Puasa, lapangan Dadaha menjelang sore hari tampak dipenuhi warga dari mulai anak-anak hingga orang dewasa yang sekedar jalan-jalan atau berdiam diri sambil berbincang-bincang bersama rekannya masing-masing.

Lapangan Dadaha berada di tempat srategis di pusat Kota Tasikmalaya, menambah suasana lapang semakin ramai dengan banyaknya kendaraaan roda dua dan empat yang melintasi kawasan itu.

Selain itu, berbagai jenis hiburan dan mainan anak-anak ikut memeriahkan kawasan tersebut menjadi tempat paporit ngabuburit bagi warga.

Terutama kalangan anak-anak cukup antusias mengikuti berbagai hiburan permainan anak seperti kolam pancing ikan buatan, hingga permainan yang menegangkan "flying fox."
Selain itu, hiburan yang cukup banyak dikerumuni warga yang sedang "ngabuburit" yakni pergelaran topeng monyet yang cukup ramai menghibur terutama kalangan anak-anak.

Bahkan suasana lapangan Dadaha juga diramaikan oleh berbagai pedagang makanan dan minuman siap saji yang menjajakannya ditengah lapang maupun di pinggiran jalan untuk menyiapkan tajil bagi warga yang sedang "ngabuburit."
Salah seorang warga Tasikmalaya, Ochi (26) mengatakan situasi lapang Dadaha cukup dipadati warga, bahkan kendaraan yang melintasi jalan kawasan Dadaha macet.

Situasi seperti itu, Ochi yang tadinya mau bersantai menunggu adzan magrib di lapang Dadaha, hanya bisa melintasi saja karena banyaknya warga sehingga sulit memasuki kawasan lapang Dadaha.

"Saya jadi pulang aja ke rumah, banyak banget, macet lagi di jalan," katanya.***4***


(U.KR-FPM/C/Y003/Y003) 12-08-2010 18:48:33


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026