Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan, logistik hasil dari rekapitulasi perolehan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di sejumlah kecamatan sudah mulai didistribusikan ke gudang KPU Garut dengan penjagaan ketat kepolisian dan TNI.

"Pengamanan ada anggota Polri, TNI, dan petugas gudang," kata Ketua KPU Kabupaten Garut Junaidin Basri di Garut, Minggu.

Ia menuturkan, tahapan rekapitulasi dan rapat pleno hasil penghitungan suara di 42 kecamatan sudah dilaksanakan, kecuali tiga kecamatan yakni Singajaya, Karangpawitan, dan Malangbong masih dalam penghitungan.

"Tinggal beberapa lagi sedang berlangsung Kecamatan Singajaya, Karangpawitan, Malangbong," ucapnya.

Ia menyampaikan, logistik dari kecamatan lain yang sudah selesai rekapitulasi langsung dibawa untuk di simpan di tiga gudang yang sudah disewa oleh KPU Garut sebelum akhirnya dihitung kembali oleh KPU Garut.

Ia menyampaikan, pleno rekapitulasi perolehan suara untuk pemilihan legislatif kabupaten, provinsi dan pusat, termasuk DPD, dan pemlihan presiden wakil presiden akan dilaksanakan di Graha Intan Balarea, 30 April 2019.

"Tahap selanjutnya pleno KPU Kabupaten Garut 30 April 2019 di Graha Intan Balarea," tuturnya.

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menambahkan, jajarannya sudah siap melakukan pengamanan pendistribusian logistik termasuk menjaga tempat penyimpanan surat suara.

Upaya kepolisian itu, kata dia, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mengantisipasi adanya gangguan dari pihak tertentu yang ingin mengganggu jalannya pesta demokrasi di Kabupaten Garut.

"Kekuatan kita penuh, Polri dan TNI, siap mengamankan pemilu dari awal sampai selesai," ujarnya, menegaskan.

Baca juga: Selisih data penyebab lamanya penghitungan suara di Garut

Baca juga: KPU Garut siagakan petugas medis saat penghitungan suara di kecamatan

 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Feri Purnama


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019