Bandung (Antaranews Jabar) - Kepala Pengamanan Rutan Kebonwaru, Alviantino mengatakan kunjungan keluarga ditiadakan untuk sementara saat pelaksanaan pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung.
"Pada Rabu kita tutup untuk kunjungan keluarga, hari Kamis kami buka lagi. Itu kebijakan pimpinan kepala lapas Rutan," ujar Alvianto di Rutan Kebonwaru, Selasa.
Menurut dia, penutupan kunjungan itu bertujuan untuk memfokuskan pengamanan ke pencoblosan hingga penghitungan suara di Kebonwaru agar berjalan lancar.
Ditutupnya kunjungan tersebut, kata dia, sudah disosialisasikan melalui papan pengumuman di setiap area menuju gerbang masuk Rutan Kebonwaru.
"Hari ini sudah kita tempel pengumuman besok ditiadakan sementara. Harapan mudah-mudahan pemilihan calon walikota dan gubernur bisa berjalan dengan baik," katanya.
Dari sisi pengamanan, pihak Kebonwaru melakukan penebalan keamanan di sektor-sektor yang dianggap perlu, seperti pintu masuk, hingga ke TPS. Petugas dari aparat kepolisian dan TNI akan membantu dalam pengamanan tersebut.
Menurut dia, dari tiga TPS yang ada di Kebonwaru, masing-masing akan dijaga oleh 15 petugas dari aparat keamanan dan belum termasuk dari petugas PPS.
"Besok tiap TPS ada 15 orang. pengamanan dibagi pershift. 24 orang untuk satu regu shift dan untuk pos utama sudah terselektif langsung siapa yang bisa masuk Rutan," kata dia.
Meski banyak pegawai yang libur karena mengikuti surat edaran pemerintah pusat, ja menjamin pengamanan dan pelayanan terhadap penghuni Rutan tetap maksimal.
"Petugas 125 orang yang libur. Meski begitu, pengamanan akan maksimal, perintah kantor wilayah kegiatan Pilkada harus diamankan," katanya.
