Bandung (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk resmi memutuskan pembagian dividen sebesar Rp900 miliar untuk tahun buku 2025, angka yang mencatat kenaikan signifikan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa, yang menjadi sinyal positif bagi para investor di tengah penguatan struktur manajemen baru perseroan.

"Total Rp900 miliar, ini ada kenaikan dari tahun sebelumnya Rp860 miliar, alhamdulillah semua pemegang saham 'happy'," ujar Direktur Utama Bank BJB Ayi Subarna usai pelaksanaan RUPST.

Di lokasi yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali, mengonfirmasi bahwa target pembagian dividen tersebut mencakup seluruh pemilik saham, baik seri A maupun seri B.

Menurutnya, kenaikan dividen ini merupakan salah satu hasil krusial dari rapat selain perombakan pengurus.

"Keputusannya pertama dividen pemegang saham mengalami kenaikan, ditargetkan Rp900 miliar dividen bisa diterima pada pemegang saham," kata Dedi.

Selain aspek finansial, RUPST menyepakati penguatan tata kelola dengan menambah struktur jabatan menjadi tujuh direksi.

Fokus utama kini diarahkan pada pemisahan pos Direktur Teknologi Informasi agar lebih independen dan strategis demi kepentingan bisnis masa depan.

Kejutan lain muncul dengan bergabungnya mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Independen bersama Kepala BPK Jabar Eydu Oktain Panjaitan.

Dedi secara berkelakar menyebut kehadiran Susi akan menjadi peringatan keras bagi para pengemplang kredit.

"Dengan satu lagi tagline, yang nunggak tidak bayar bikin macet, tenggelamkan," tutur Dedi menebar lelucon.

Dengan kombinasi dividen yang meningkat serta pengawasan ketat dari jajaran komisaris baru, Dedi mengungkap manajemen Bank BJB optimistis perseroan akan semakin kredibel dan menjadi perbankan yang digemari di seluruh wilayah Indonesia, melampaui statusnya sebagai bank daerah.



Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026