Garut (ANTARA) - Arus balik kendaraan dari arah perkotaan Garut menuju Bandung, Jawa Barat padat merayap di jalur provinsi mulai dari Tarogong-Leles-Kadungora, Kabupaten Garut, Selasa.
Arus kendaraan sudah mulai padat sejak Selasa pagi, dan sampai petang juga terpantau padat, dan sesekali tersendat di persimpangan jalan di jalur utama Bandung-Garut.
Laju kendaraan cukup tersendat dan terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang di kawasan persimpangan jalan wilayah Kubang, Kecamatan Tarogong Kidul.
Hambatan di persimpangan jalan tersebut mendapatkan perhatian langsung dari kepolisian dan instansi lainnya untuk mengatur arus kendaraan yang datang dari arah perkotaan Garut, kemudian dari arah Jalan Anwar Musaddad, dan dari jalur wisata Cipanas Garut.
Kondisi hambatan di jalur itu dibenarkan Kepala Posko Pengamanan Kubang, Ipda Marlina karena ada arus kendaraan dari ketiga arah yang semuanya mengarah ke barat atau Bandung.
"Betul sekali di jalur ini ada tiga arah kendaraan yang semuanya menuju Bandung," katanya.
Ia menyampaikan, pihaknya melakukan pengamanan dan pengaturan termasuk memberlakukan sistem satu arah sepenggal untuk menguras kendaraan dari arah Garut menuju Bandung.
Upaya sistem satu arah itu, kata dia, cukup efektif untuk mengurai arus kendaraan di jalur utama Bandung-Garut, sehingga lalu lintas kembali lancar.
"Kita melakukan sistem 'one way' sepenggal untuk mengatasi kemeriahan di jalur ini," katanya.
Selain di jalur Bandung-Garut itu, kemeriahan arus kendaraan juga dilaporkan terjadi di jalur nasional lintas Limbangan-Malangbong yang mengarah dari arah timur menuju barat.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026