Kabupaten Bandung (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengapresiasi para pemilir yang bijak dalam menentukan waktu balik sehingga menciptakan arus lalu lintas yang stabil atau ramai lancar di jalur Nagreg.
Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric A Prabowo di Bandung, Jumat, mengatakan bahwa angka arus lalu lintas yang stabil tersebut membuat kepadatan kendaraan arus balik tidak hanya terfokus pada satu waktu puncak saja.
“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengendara yang sudah bijak dalam memilih waktu balik. Hal ini terlihat dari stabilnya angka kendaraan, di mana kepadatan tidak lagi terfokus pada satu waktu puncak saja,” ujarnya.
Dirinya juga menyoroti kebijakan pemerintah pusat dalam menetapkan pola masuk kerja pasca-Lebaran yang berdampak positif pada pola perjalanan masyarakat di arus balik lebaran.
Ia menyebut bahwa kebijakan tersebut berhasil memecah arus masyarakat sehingga terbagi menjadi dua kelompok dalam menentukan kapan mereka kembali ke tempat kerja.
“Segmen pertama terdiri dari mereka yang harus kembali bekerja pada tanggal tertentu dan kebanyakan di puncak H+3 kemarin, sementara kedua adalah masyarakat yang memiliki fleksibilitas sehingga bisa menyesuaikan waktu pulang,” tambahnya.
Sementara itu, data pemantauan Dishub Kabupaten Bandung menunjukkan bahwa arus lalu lintas dari H+1 hingga H+5 kemarin stabil di kisaran angka 100.000 hingga 149.000 kendaraan dengan puncak arus balik pertama terjadi pada H+3 dengan total sekitar 149.030 kendaraan.
Setelah itu, angka kendaraan relatif stabil di atas 100.000 kendaraan per hari dengan distribusi arus kendaraan yang merata membuat kepadatan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.
Adapun data pada H+6 hari ini, arus kendaraan tercatat sekitar 23,192 menuju Bandung dan 12,980 ke Garut, total lebih dari 36,172 kendaraan pada jam 09.00 WIB.
Dirinya memprediksi angka total kendaraan tersebut akan meningkat dibanding H+5 kemarin karena masih tingginya mobilitas wisata di wilayah timur, seperti Pantai Pangandaran, Cipanas Garut, dan Pantai Selatan Garut.
"Jika kita bandingkan data 24 jam pada H+4 yang mencapai 123 ribu kendaraan dengan hari ini yang baru sampai pagi ini sudah mencapai 23 ribu kendaraan, maka kemungkinan besar total hari ini bisa lebih tinggi dibandingkan kemarin," tambahnya.
Meskipun demikian, pihaknya juga bersama petugas gabungan terus melakukan pemantauan lalu lintas dan siaga di sepanjang jalur guna memastikan arus balik berjalan lancar.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.