Nagreg (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, Jawa Barat, mengevakuasi material longsor yang sempat menyebabkan arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya terhenti karena badan jalan tertutup material.

Wakasat Lantas Polresta Bandung AKP Agus Budi di Bandung, Sabtu, mengatakan longsor dipicu angin kencang yang disertai hujan lebat di wilayah tersebut.

“Ada hujan es kemudian hujan lebat, sehingga terjadi longsor dari atas ke jalan raya. Material berupa batu dan ranting pohon menutup dua jalur kendaraan menuju Garut maupun sebaliknya,” katanya.

Ia mengatakan petugas Polresta Bandung bersama jajaran Polsek, BPBD, dan masyarakat setempat langsung melakukan evakuasi material longsoran guna membuka kembali akses jalan.

Proses penanganan dilakukan secara cepat mengingat jalur tersebut merupakan salah satu akses utama arus balik yang menghubungkan wilayah Bandung dan Garut.

“Kendaraan sempat terhenti karena jalur tertutup, namun berkat penanganan cepat, saat ini kedua jalur sudah bisa dilalui kembali,” katanya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meski arus lalu lintas sempat terganggu.

Polresta Bandung mengimbau pengguna jalan agar tetap waspada, terutama saat melintas di tengah kondisi cuaca hujan yang berpotensi memicu kejadian serupa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, tidak saling mendahului, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi lalu lintas di jalur Nagreg sempat diguyur hujan lebat disertai angin kencang pada sekitar pukul 13.30 WIB hingga 14.45 WIB, yang turut memengaruhi kelancaran arus kendaraan.

Adapun data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mencatat hingga pukul 12.00 WIB terdapat sekitar 37.986 kendaraan yang melintas di jalur tersebut.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026