Cianjur (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia mencatat puncak arus mudik di Stasiun Cianjur, Jawa Barat, terjadi pada tanggal 15 Maret dengan jumlah keberangkatan ke berbagai stasiun di wilayah Bandung Barat dan Sukabumi mencapai 1.282 penumpang.

"Peningkatan jumlah penumpang di Stasiun Cianjur sudah terjadi sejak tanggal 11 Maret, namun puncaknya pada tanggal 15 Maret dimana jumlah keberangkatan mencapai 1.282 orang dan kedatangan mencapai 1.580 orang," kata Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo saat dihubungi dari Cianjur, Jumat.

Sementara itu secara keseluruhan sejak tanggal 11-20 Maret, Stasiun Cianjur telah melayani penjualan tiket keberangkatan sebanyak 9.969 penumpang dengan kedatangan mencapai 11.656 penumpang.

Untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama arus mudik, pihaknya menempatkan petugas tambahan di posko pelayanan Stasiun Cianjur guna memberikan berbagai kemudahan bagi pelanggan kereta api khususnya dengan tujuan mudik.

“Kami memastikan pelayanan terhadap pelanggan tetap diberikan secara maksimal dengan menambah petugas di posko pelayanan Stasiun Cianjur, sehingga pelanggan kereta api tidak kesulitan," katanya.

Pihaknya memprediksi jumlah penumpang pada H-1 lebaran masih tetap tinggi dan kembali meningkat dua hari setelah Lebaran 2026, sehingga berbagai pelayanan untuk memudahkan pelanggan kereta api terus diberikan.

"Kami memprediksi jumlah penumpang kembali meningkat pada H+2 Lebaran, sehingga berbagai pelayanan prima diberikan guna memanjakan pelanggan kereta api," katanya.

 

 



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026