Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, menyiagakan petugas dibantu unsur relawan yang bersiaga melakukan pengawasan dan memantau potensi kejadian bencana di seluruh wilayah Cianjur.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur Samudra Wira Purnama di Cianjur, Jumat, mengatakan empat orang petugas dibantu empat orang relawan yang disiagakan setiap harinya itu juga akan melayani setiap laporan yang masuk melalui call center 112.
"Laporan dimaksud antara lain ketika terjadi kondisi darurat bencana banjir, longsor, pergeseran tanah, dan kekeringan," katanya.
Petugas yang bersiaga segera berkoordinasi dengan Relawan Tangguh Bencana (Retana) yang tersebar di seluruh desa dan kecamatan guna melakukan penanganan cepat setelah mendapatkan laporan dari masyarakat terdampak.
"Setiap harinya empat orang petugas bersiaga selama 24 jam untuk melakukan pengawasan dan memantau kejadian bencana yang terjadi di seluruh wilayah di Cianjur termasuk melakukan koordinasi dengan Retana di seluruh wilayah," katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengakses layanan call center 112 ketika mengalami kondisi kedaruratan bencana. Layanan tersebut akan terhubung langsung ke petugas BPBD Cianjur yang bersiaga selama 24 jam.
"Masyarakat dapat melapor melalui call center 112 agar penanganan dapat dengan cepat dilakukan, setiap laporan yang masuk akan direspons cepat petugas," katanya.
Dia menambahkan, ketika terjadi darurat bencana, petugas akan segera berkoordinasi dengan relawan dan petugas gabungan guna melakukan penanganan cepat termasuk melakukan evakuasi ketika dibutuhkan guna menghindari hal tidak diinginkan menimpa warga.
Pihaknya, kata dia, juga akan mengirimkan logistik ke setiap wilayah terdampak bencana guna meringankan beban warga terlebih mereka yang mengungsi akibat bencana alam banjir, longsor, dan pergeseran tanah.
"Kami berharap masyarakat jeli membaca tanda alam akan terjadinya bencana, segera mengungsi guna menghindari hal yang tidak diinginkan, ketika melihat tanda akan terjadi bencana dapat menginformasikan melalui 112," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.