Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung memastikan produk parsel yang beredar di pasaran dalam kondisi aman untuk dikonsumsi setelah dilakukan pemantauan bersama sejumlah instansi terkait di beberapa titik penjualan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Dari hasil monitoring yang dilakukan di dua titik bersama BPOM, alhamdulillah hasilnya aman. Tidak ditemukan produk yang bermasalah,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Ronny Ahmad Nurudin di Bandung, Jumat.

Ia mengatakan pengawasan barang beredar, termasuk parsel, secara kewenangan berada di pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

“Untuk pengawasan barang beredar, termasuk parsel, secara kewenangan berada di pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Namun dalam pelaksanaannya di lapangan kami ikut serta melakukan monitoring bersama,” kata dia.

Ronny mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan produk makanan dan minuman yang dijual dalam paket parsel aman, layak konsumsi, serta memenuhi standar yang berlaku.

Menurut dia, pemeriksaan mencakup pengecekan berbagai produk makanan dan minuman yang umumnya terdapat dalam paket parsel, termasuk masa kedaluwarsa serta kondisi kemasan.

Terkait harga parsel yang beredar di pasaran, Ronny menyebut nilainya cukup bervariasi tergantung pada isi produk dan jenis kemasan yang digunakan.

“Kalau untuk harga parsel relatif, tergantung isi barangnya dan juga kemasannya seperti apa,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap teliti saat membeli parsel menjelang Lebaran dengan memperhatikan tanggal kedaluwarsa serta kondisi kemasan produk.

“Masyarakat harus tetap teliti. Meskipun parsel di Kota Bandung dalam kondisi aman, tetap cek tanggal kedaluwarsa produk dan kondisi kemasan,” ujarnya.



Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026