Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat mempertimbangkan untuk membuka kembali Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) pada masa libur Lebaran 2026, meskipun secara terbatas.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan tetap akan memperhatikan keamanan, kebersihan, serta kesejahteraan satwa apabila kebun binatang tersebut kembali dibuka untuk publik.

“Kita akan lihat situasi. Saya mengerti banyak masyarakat yang akan libur ke Bandung Zoo,” kata dia di Bandung, Senin.

Saat ini, pihaknya masih melakukan kajian dengan pihak terkait sebelum memastikan Kebun Binatang Bandung dapat kembali dibuka bagi wisatawan pada saat Lebaran.

“Kalaupun sampai dibuka, maka tetap akan dibuka secara gratis, tapi waktunya terbatas,” kata dia.

Ia menyebut dengan luas sekitar 11,7 hektare, Kebun Binatang Bandung dinilai memiliki peran strategis sebagai kawasan hijau di tengah kepadatan penduduk di wilayah perkotaan.

Ia mengungkapkan hingga saat ini belum ada progres terkait dengan penunjukan pengelola baru untuk Bandung Zoo karena proses seleksi dilakukan secara ketat.

Dia menyebut tim seleksi melibatkan berbagai pihak, mulai dari para ahli, budayawan, pemerintah provinsi, pemerintah kota, hingga pemerintah pusat.

“Konsep itu lagi dibuat lagi. Tapi prinsipnya ada beberapa hal yang harus dipertahankan,” kata dia.

Pihaknya fokus pada empat aspek utama yang harus dipertahankan dalam penataan kawasan tersebut, yakni penyelamatan sumber air dan kawasan lindung, penyelamatan lahan, perlindungan terhadap para pegawai, serta pelestarian warisan sejarah kebun binatang.

“Aspek ini yang harus dipertahankan dalam konsep baru dari kebun binatang yang akan dilakukan oleh tim seleksi,” kata dia.

Pemkot Bandung menargetkan proses seleksi pengelola baru Bandung Zoo dapat selesai pada April 2026 sehingga pengelolaan kawasan kebun binatang dapat berjalan kembali secara optimal.



Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026