Cianjur (ANTARA) - Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan pasokan daging sapi, ayam, dan telur untuk kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Lebaran 2026 mencukupi dan aman.

Kepala DPKHP Cianjur Iwan Setiawan di Cianjur, Senin, menyebutkan kebutuhan untuk sapi potong selama bulan Ramadhan hingga Lebaran sekitar 700 ekor, akan terpenuhi dari pasokan yang berasal dari peternakan rakyat sekitar 30 persen dan sisanya dari perusahaan penggemukan sapi.

Menurut dia, dipastikan kebutuhan hingga Lebaran dapat terpenuhi dari peternakan sapi lokal Cianjur, termasuk daging ayam dan telur, dimana selama ini stok melimpah di peternakan ayam di sejumlah kecamatan di Cianjur.

"Untuk kebutuhan daging sapi dan ayam sudah terpenuhi dari peternakan dan perusahaan penggemukan sapi yang terdapat di Kecamatan Cikalongkulon, Sukaluyu, dan Cipanas, serta sejumlah kecamatan lainnya di wilayah selatan," katanya.

Dia menjelaskan selama ini untuk kebutuhan daging sapi yang dijual di sejumlah pasar tradisional di Cianjur mencapai 20 ekor sapi per hari . Kebutuhan daging sapi itu dipasok dari peternakan yang ada wilayah Cianjur, sehingga tidak lagi mengandalkan pasokan dari luar daerah. 

DPKHP menyebutkan kenaikan harga daging sapi dan ayam pada saat jelang bulan Ramadhan atau diprediksi bakal terjadi menjelang hari Lebaran 2026 masih dalam tahap wajar dan tidak akan sampai melambung, baik milik perorangan maupun usaha 

Sementara itu untuk memastikan kesehatan hewan ternak. DPKHP Cianjur menyebutkan rutin melakukan pemeriksaan hewan, termasuk memberikan vaksin secara cuma-cuma pada hewan ternak yang bergejala, baik hewan milik perorangan atau usaha ternak.

"Kegiatan pelayanan kesehatan hewan DPKHP Cianjur secara rutin mendatangi peternakan dan kelompok peternak guna memberikan vaksinasi PMK (penyakit mulut dan kuku) dan memberikan multivitamin untuk hewan ternak," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026