Gorontalo (ANTARA) - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo, dr Taufik Ramadhan mengimbau masyarakat khususnya umat Islam agar menjaga pola makan, kecukupan cairan, serta mengatur jadwal minum obat selama berpuasa.

"Bagi umat Islam yang sedang berpuasa selama bulan ramadhan, agar menjaga pola makan, juga mengatur jadwal minum obat bagi yang memerlukan, agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan aman dan tetap sehat," kata Taufik di Gorontalo, Sabtu.

Ia menganjurkan saat berbuka puasa sebaiknya diawali dengan makanan ringan seperti kurma atau mengonsumsi makanan manis lain secukupnya.

"Hindari mengonsumsi makanan manis berlebihan," katanya.

Setelah salat maghrib, makan yang mengandung gizi seimbang, baik protein, karbohidrat, lemak maupun vitamin.

Untuk makan sahur, Taufik tetap menganjurkan makan dengan memperhatikan keseimbangan gizi serta menjaga porsi, agar tidak makan berlebihan.

Ia juga membagikan cara untuk menghindari dehidrasi, terutama saat cuaca panas.

Menurutnya sangat penting untuk mencukupi kebutuhan cairan minimal delapan gelas air per hari.

“Minum air putih bisa dibagi saat berbuka, setelah maghrib, usai tarawih, menjelang tidur dan saat sahur,” katanya.

Selain itu, orang yang sedang berpuasa tetap dapat berolahraga ringan menjelang berbuka atau setelah tarawih, dibarengi dengan menjaga kualitas tidur minimal enam hingga delapan jam per hari.

Ia juga menganjurkan pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes, perlu menyesuaikan jadwal minum obat selama ramadhan dengan berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Penyesuaian tersebut penting agar kondisi kesehatan tetap terkontrol selama menjalankan puasa.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026