Majalengka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat, mendukung penuh pelaksanaan program bongkar ratoon tebu yang digulirkan Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai bagian dari percepatan swasembada gula nasional.
“Program ini merupakan langkah strategis dari Kementan untuk meningkatkan produktivitas tebu,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP3K) Kabupaten Majalengka Gatot Sulaeman di Majalengka, Selasa.
Ia mengatakan daerahnya siap mendukung penuh program tersebut melalui pendampingan petani, kesiapan lahan, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Menurut dia, hal tersebut agar program tersebut berjalan sesuai target dan memberikan manfaat langsung bagi petani tebu di Majalengka.
Gatot menyampaikan keberadaan Pabrik Gula (PG) Jatitujuh menjadi keunggulan tersendiri bagi Kabupaten Majalengka dalam pengembangan komoditas tebu.
Ia mengatakan luas lahan tebu di Majalengka mencapai sekitar 3.000 hektare yang tersebar di Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung, dan Sumberjaya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan pada 9 Januari 2026 telah dilaksanakan rapat sinkronisasi data salur benih bongkar ratoon tebu untuk Kabupaten Majalengka dan Indramayu di Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat.
