Cianjur (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggelar bursa kerja atau Cianjur Job Fair 2026 dengan cara lebih mudah tanpa harus mengantre dimana pencari kerja cukup mengirim lamaran secara daring atau online.
Kepala Disnakertrans Cianjur Denny W Lesmana di Cianjur, Rabu, mengatakan Cianjur Job Fair 2026 diikuti 26 perusahaan yang membutuhkan sekitar 500 orang pekerja dan digelar secepatnya dalam waktu dekat.
"Sistem job fair tahun ini berbeda dengan cara hybrid dimana pencari kerja melakukan pendaftaran secara online, selanjutnya perusahaan melakukan seleksi berkas, setelah dinyatakan memenuhi syarat dijadwalkan untuk proses wawancara dan lainnya," kata dia.
Pihaknya meminta perusahaan yang membutuhkan pekerja tidak mengharuskan persyaratan yang mengeluarkan biaya seperti mengurus SKCK, surat keterangan sehat, dan lainnya, sehingga memberatkan calon pencari kerja.
Tujuan digelar-nya job fair secara daring itu, ungkap dia, guna meringankan pencari kerja agar tidak berdesak-desakan mengantre memasukkan lamaran ke perusahaan yang dituju serta meringankan biaya yang dikeluarkan saat memasukkan lamaran.
"Saat mereka sudah masuk tahapan wawancara baru diminta melengkapi semua persyaratan, jangan sampai mereka sudah mengeluarkan biaya untuk membuat lamaran tapi tidak sampai di panggil," katanya.
Sedangkan untuk upaya lain dalam menekan angka pengangguran di Cianjur, pihaknya menggelar pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat guna meningkatkan potensi yang dimiliki sehingga dapat mandiri membangun berbagai bidang usaha.
Dimana kegiatan tersebut akan digelar dengan sasaran berbagai kalangan di Cianjur mulai dari utara hingga selatan, sehingga mereka dapat membangun usaha sesuai kemampuan dan keahlian yang dimiliki.
"Tahun ini kami juga menggelar berbagai pelatihan keterampilan untuk masyarakat di Cianjur sehingga dapat meningkatkan kompetensi sesuai keahliannya masing-masing, sehingga dapat menjadi bekal mereka untuk menjadi pelaku usaha," katanya.
