Cianjur (ANTARA) - Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Cianjur, Jawa Barat, mencatat kebutuhan hewan kurban tahun 2026 sekitar 3.000 ekor  sapi dan kambing dapat terpenuhi dari peternak lokal, sedangkan untuk tambahan stok masih mengandalkan dari luar Cianjur.

Kepala DPKHP Cianjur Iwan Setiawan di Cianjur, Kamis, mengatakan jumlah tersebut kemungkinan bertambah, dimana sebagian besar dapat dipenuhi dari 64 peternakan yang ada di Cianjur tersebar mulai dari utara hingga selatan Cianjur.

Sedangkan sisanya dipesan peternak atau pedagang dari luar Cianjur guna menjaga kebutuhan hewan kurban ketika menjelang Hari Raya Kurban dapat mengalami peningkatan lebih dari 3.000 ekor jenis sapi dan kambing.

"Biasanya peternakan besar yang melakukan penambahan stok menjelang hari raya kurban, guna mengantisipasi peningkatan pesanan menjelang hari H, kalau melihat stok hewan ternak di Cianjur masih mencukupi namun setiap tahun selalu ada penambahan," katanya.

Hingga 5 Mei tercatat jumlah stok hewan kurban jenis sapi sebanyak 1.614 ekor, domba 1.832 ekor, kambing 100 ekor, dan kerbau 20 ekor, dimana jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pesanan peternak atau pedagang dari luar kota menjelang Idul Adha.

Untuk mengantisipasi masuknya hewan ternak dari luar Cianjur yang rentan membawa penyakit, pihaknya sudah menugaskan 46 orang petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan ke peternakan yang tersebar di seluruh wilayah Cianjur.

Puluhan petugas disebar dan dibagi ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) wilayah utara, wilayah tengah, wilayah selatan dan di Kantor DPKHP, dimana mereka akan bertugas hingga akhir Mei 2026.

"Sejak jauh hari kami rutin melakukan pencegahan dan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan melakukan pelayanan kesehatan hewan ke peternakan yang ada di Cianjur," katanya.

Termasuk menggencarkan sosialisasi pada kelompok dan peternak untuk melakukan karantina terpisah pada sapi yang baru datang dari luar kota guna menghindari berbagai penyakit hewan yang rentan berjangkit.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026