Rektor IPB mengatakan bahwa kampusnya juga memiliki laboratorium hidup, antara lain Hutan Taman Kampus, beragam arboretum, perkebunan/peternakan pendidikan, stasiun budi daya laut, situs konservasi in situ, dan lainnya.
“Pembentukan konsorsium riset secara nasional dan internasional juga terus kami dorong. IPB University memberikan insentif penelitian interdisipliner dengan menawarkan dukungan hibah untuk publikasi dan sitasi, khususnya bagi staf akademik yang menerbitkan di jurnal yang mencakup berbagai disiplin ilmu,” ucapnya.
Cakupan Interdisciplinary Science Rankings saat ini telah diperluas. Mencakup proyek penelitian dari beberapa disiplin ilmu yang dikombinasikan dengan satu atau lebih disiplin ilmu non-STEM, seperti ilmu sosial, pendidikan, psikologi, hukum, ekonomi, atau klinis dan kesehatan.
Pemeringkatan ini merupakan upaya untuk mengukur kontribusi dan komitmen universitas terhadap sains interdisipliner.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IPB berada di peringkat 42 perguruan tinggi dunia
