Akan tetapi, Herman optimistis tren tersebut akan berbalik arah seiring kebijakan pemerintah pusat yang menyesuaikan tarif impor dan memperkuat perlindungan industri dalam negeri.
"Ini jadi angin segar agar tidak terjadi lagi PHK besar-besaran," ujarnya.
Pemprov Jabar, kata dia, kini fokus mendorong investasi di sektor baru seperti industri kendaraan listrik dan pengembangan kawasan pesisir.
Selain itu, Pemprov juga berusaha memperluas pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri agar lulusan segera terserap pasar kerja.
"Harus ada gotong royong antara pemerintah, industri, dan masyarakat. Kami targetkan tingkat pengangguran bisa turun ke 6,75 persen pada akhir tahun ini," kata Herman menambahkan.
