Bandung (ANTARA) - Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengapresiasi kiprah Paskibar Laskar Kiansantang yang berhasil menghimpun pendekar dari berbagai daerah di Jawa Barat melalui Pasanggiri Pencak Silat dalam rangka milangkala ke-20.
“Meski berbasis di Kota Bandung, Paskibar Laskar Kiansantang mampu mengumpulkan para pendekar pencak silat dari berbagai daerah di Jawa Barat. Ini bukan tentang siapa yang paling hebat, tapi tentang semangat berkompetisi secara sehat demi melestarikan warisan budaya kita,” kata Erwin melalui siaran persnya, Kamis (2/10).
Menurut dia, pencak silat merupakan seni bela diri yang menjadi warisan leluhur dan berkembang di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat yang dikenal sebagai salah satu pusatnya.
Erwin turut mengapresiasi keberadaan Paskibar yang telah berkiprah selama 20 tahun dan menilai Laskar Kiansantang merupakan mitra strategis dalam pembangunan di bidang seni, budaya, dan olahraga.
“Kerja sama ini bukan hanya soal acara hari ini. Ini tentang kolaborasi untuk masa depan, untuk menjaga budaya dan membangun karakter generasi muda. Mari kita sukseskan pasanggiri ini, bukan hanya demi prestasi pribadi, tapi demi kelestarian pencak silat. Kalau bukan kita, urang Sunda, siapa lagi?” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Encep Wepi Kurnia mengatakan bahkan kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan milangkala ke-20 Paskibar.
Ia menyampaikan, usia dua dekade ini menjadi momentum untuk memperkokoh misi organisasi yang berpegang pada empat pilar utama, yaitu agama, ekonomi, sosial, dan budaya.
“Organisasi ini hadir secara mandiri dan semakin memaknakan diri sebagai wadah pemberdayaan bagi seluruh anggota. Kita ingin memastikan bahwa kehadiran Paskibar memberi dampak positif, baik bagi internal maupun masyarakat luas,” tegas Encep.
Selain itu, Encep turut mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas elemen masyarakat karena setiap pihak memiliki peran untuk kebaikan bersama.
