Cianjur (ANTARA) - Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran guna memadamkan api yang membakar enam rumah warga di Desa Gadog, Kecamatan Cipanas, diduga akibat warga membakar sampah sembarangan.
Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Cianjur Budianto di Cianjur, Jumat, mengatakan api berhasil dipadamkan setelah tiga jam penanganan dengan menerjunkan sembilan orang petugas.
“Petugas sempat terkendala karena banyak barang yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar dan jarak antar-rumah yang berdekatan. Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah dan satu orang warga mengalami luka bakar," katanya.
Selang tiga jam melakukan penanganan, petugas berhasil memadamkan api yang sempat membakar enam rumah yang lokasinya berdekatan, sedangkan penyebab kebakaran diduga dari pembakaran sampah sembarangan yang dilakukan warga dan apinya menjalar ke salah satu rumah.
Pihaknya meminta warga tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan api sudah padam saat ditinggalkan, agar hal serupa tidak kembali terulang terlebih di kawasan padat penduduk dengan rumah semi permanen.
"Jangan membakar sampah sembarangan, pastikan api sudah padam sebelum ditinggalkan karena dapat berakibat fatal, ini harus menjadi perhatian semua kalangan, termasuk rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik di dalam rumah," katanya.
Sementara Kepala Desa Gadog, Misbahudin, mengatakan api yang membakar enam rumah warga di Kampung Karangnunggal, Desa Gadog itu bermula ketika salah seorang warga membakar sampah di dekat rumahnya dan ditinggal begitu saja sehingga bara api membakar salah satu rumah.
Api yang membakar rumah semi permanen dengan cepat menjalar ke rumah lainnya yang letaknya bersebelahan, sehingga enam rumah hangus terbakar. Mendapati hal tersebut warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu mobil damkar.
"Seorang warga membakar sampah dekat rumahnya dan ditinggalkan dalam kondisi masih menyala, diduga apinya menjalar ke salah satu rumah dan merembet ke lima rumah lainnya, sehingga membuat panik warga sekitar karena letak rumah yang saling berdekatan," katanya.
Selain membakar enam rumah, seorang warga mengalami luka bakar ringan karena tersambar api saat berusaha menyelamatkan barang berharga di dalam rumahnya yang terbakar, saat ini korban sudah mendapat pertolongan medis di RSUD Cimacan.
