Cianjur (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menambah dua layanan spesialis baru guna memudahkan warga, terutama di wilayah selatan, dalam mendapatkan layanan kesehatan, di antaranya Urologi dan Ortopedi yang ditargetkan beroperasi mulai akhir 2025.
Direktur RSUD Pagelaran Irvan Nur Fauzy di Cianjur, Selasa, mengatakan penambahan layanan kesehatan tersebut bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit selain penambahan tempat tidur untuk rawat inap.
"Layanan spesialis Urologi dan Ortopedi saat ini sedang dipersiapkan, termasuk sarana, prasarana, dan alat pendukung, termasuk alat dan fasilitas operasi," katanya.
Dia menjelaskan hingga saat ini, penguatan layanan tetap difokuskan pada kesehatan ibu dan anak (KIA), khususnya layanan Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), di mana penunjang yang masih dalam proses pengadaan alat USG empat dimensi.
Alat tersebut, kata dia, untuk mendukung diagnosis dan pemantauan kehamilan secara lebih akurat sehingga ketika masyarakat membutuhkan pelayanan tersebut, tidak perlu jauh ke kota atau luar kota Cianjur.
"Ketika sudah ada di RSUD Pagelaran layanan Urologi dan Ortopedi, pasien dapat langsung mendapatkan penanganan tanpa harus dirujuk ke RSUD Sayang atau luar kota Cianjur," katanya.
Bahkan, pihaknya sedang menyiapkan pembukaan layanan Uronefrologi sebagai bagian dari pengembangan layanan Urologi, di mana dalam satu atau dua bulan ke depan layanan tersebut sudah dapat berjalan guna meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di wilayah selatan kabupaten itu.
"Kami berharap dapat memenuhi kebutuhan medis masyarakat Cianjur selatan dan sekitarnya, serta menjadi rumah sakit rujukan yang unggul dalam berbagai pelayanan," katanya.
Dia menjelaskan saat ini berbagai peningkatan yang sudah berjalan, antara lain penambahan belasan tempat tidur untuk rawat inap, di mana penambahan kapasitas dilakukan untuk mengurangi antrean pasien yang sering kali tertahan di instalasi gawat darurat (IGD).
"Pasien dapat segera mendapatkan kamar rawat inap tanpa menunggu terlalu lama, sehingga dapat mengurai penumpukan pasien di IGD, waktu tunggu pasien menjadi lebih cepat dan pelayanan semakin optimal,” katanya.
RSUD Pagelaran juga melakukan penyesuaian fungsi ruang, di mana tempat tidur yang sebelumnya digunakan rawat inap biasa, saat ini dialihkan menjadi ruang rawat inap isolasi.
"Ini dilakukan agar rumah sakit siap menghadapi kebutuhan pelayanan khusus, terutama bagi pasien dengan penyakit menular," katanya.
