Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, memastikan pasokan beras di pasar tradisional berdasarkan hasil peninjauan di seluruh pasar tradisional dalam kondisi aman tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ketika di sejumlah minimarket terjadi kekosongan stok beras.
"Kalau di pasar rakyat aman, karena memang beras lokal kebanyakan," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut Ridwan Efendy kepada wartawan di Garut, Senin.
Ia menuturkan sudah melakukan monitoring langsung terkait ketersediaan beras yang selama ini dijual di pasar modern maupun tradisional.
Hasil peninjauan itu, kata dia, dilaporkan ada kekosongan beras untuk beberapa merk beras premium di sejumlah minimarket karena tidak dipasok untuk Garut.
"Untuk Kabupaten Garut juga setelah kami cek di beberapa minimarket ada kekosongan, belum ada pengiriman ulang," katanya.
Ia mengatakan informasi yang dihimpun dari manajemen minimarket bahwa kekosongan itu karena sedang ada evaluasi setelah adanya beras oplosan beredar di pasaran.
Manajemen minimarket yang tidak mendapatkan pasokan beras itu, kata dia, ingin memastikan bahwa beras yang nanti beredar itu sesuai dengan kualitasnya.
"Pihak manajemen minimarket itu setop dulu karena ingin memastikan beras yang beredar itu sesuai dengan kriteria yang ditentukan di dalam kemasan," katanya.
Ia menyampaikan adanya kekosongan beras di sejumlah minimarket itu tidak harus menjadikan masyarakat khawatir untuk mendapatkan bahan pangan pokok tersebut.
Masyarakat, lanjut dia, masih bisa membeli beras di pasar tradisional yang dipastikan stoknya tersedia banyak yang dipasok oleh petani lokal.
"Kalau terjadi kekosongan sebetulnya masyarakat tidak usah khawatir karena di pasar rakyat tersedia banyak," katanya.
Sementara itu, memastikan beras tersedia aman di Kabupaten Garut, pihak Perum Bulog siap memasok beras bagi masyarakat yang tercatat di Cabang Bulog Ciamis pada Agustus 2025 memiliki 35 ribu ton beras yang siap disalurkan di wilayah Priangan Timur termasuk Garut.
Bulog Ciamis juga menggelar Gerakan Pangan Murah di wilayah Kabupaten Garut, Sabtu (30/8) untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan menstabilkan harga di pasaran.
