Bandung (ANTARA) - Tubuh yang kurang istirahat dapat menunjukkan berbagai tanda yang sering kali diabaikan, terutama saat cuaca tidak menentu.
Di tengah musim kemarau yang tidak stabil, banyak orang mengalami gangguan kesehatan yang tidak disadari sebagai akibat dari kurang istirahat.
Kurangnya tidur atau kualitas tidur yang buruk bisa memperburuk kondisi tubuh, terutama saat harus beradaptasi dengan cuaca yang berubah-ubah.
Berikut beberapa ciri tubuh yang kurang istirahat, yang penting untuk dikenali:
1. Mudah Lelah dan Mengantuk di Siang Hari
Tubuh terasa berat, lesu, dan cenderung mengantuk meskipun sudah melewati pagi. Ini merupakan tanda bahwa tubuh belum mendapatkan pemulihan optimal selama malam.
2. Sulit Berkonsentrasi dan Menurunnya Daya Ingat
Kurang istirahat memengaruhi kinerja otak. Aktivitas sederhana pun bisa terasa sulit karena otak tidak mendapat cukup waktu untuk “menyegarkan diri”.
3. Mata Sembab, Berkantung, dan Kemerahan
Tanda fisik paling nyata dari kurang tidur adalah mata yang tampak lelah. Biasanya diikuti dengan pandangan kabur atau terasa kering.
4. Mood Tidak Stabil dan Mudah Marah
Istirahat yang tidak cukup membuat hormon stres (kortisol) meningkat. Akibatnya, emosi sulit dikendalikan, bahkan bisa memicu gejala depresi ringan.
5. Nafsu Makan Tidak Teratur dan Berat Badan Tidak Stabil
Kurangnya tidur bisa mengacaukan hormon leptin dan ghrelin yang mengatur rasa lapar. Hal ini menyebabkan makan berlebih atau kehilangan nafsu makan.
6. Daya Tahan Tubuh Melemah
Sering flu ringan, batuk, atau merasa kedinginan padahal suhu tidak terlalu rendah merupakan tanda sistem imun menurun akibat kelelahan kronis.
Untuk mengatasi kondisi ini, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan di tengah cuaca yang tidak menentu:
1. Tidur Minimal 7–8 Jam per Hari
Prioritaskan tidur malam berkualitas, hindari tidur terlalu larut, dan buat rutinitas tidur yang konsisten.
2. Hindari Paparan Layar Mendekati Waktu Tidur
Cahaya biru dari gawai mengganggu produksi hormon melatonin. Matikan perangkat 1 jam sebelum tidur.
3. Atur Suhu Ruangan dan Gunakan Selimut Saat Pagi Dingin
Saat pagi terasa dingin, gunakan selimut tipis dan hindari mandi dengan air terlalu dingin. Pastikan tubuh tetap hangat agar tidak stres suhu.
4. Cukupi Cairan Tubuh dan Konsumsi Makanan Bergizi
Di musim kemarau, tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Minumlah air putih secara rutin dan makan sayur-buah segar untuk menjaga sistem kekebalan.
5. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan di Pagi Hari
Olahraga ringan seperti jalan kaki atau stretching dapat meningkatkan kualitas tidur malam dan mengatur ritme sirkadian tubuh.
Mewaspadai ciri-ciri kurang istirahat dan segera mengambil langkah perbaikan sangat penting, terutama dalam kondisi cuaca yang dapat memicu stres tambahan bagi tubuh. Tidur cukup bukan sekadar kebutuhan, tetapi fondasi utama dari tubuh yang sehat dan bertenaga.
