Garut (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menyatakan seorang anggota Polri Bripka Cecep Saepul Bahri meninggal setelah membantu evakuasi warga yang terjebak dalam kondisi ricuh berdesakan di gerbang Pendopo, Kabupaten Garut, Jawa Barat saat Pesta Rakyat rangkaian pesta pernikahan pejabat.

"Saat itu sedang mengevakuasi masyarakat yang pingsan, jadi beliau (anggota Polri) berusaha untuk mengevakuasi memasukkan ke arah mobil-mobil ambulans," kata Yugi kepada wartawan di Pendopo, Garut, Jumat.

Ia menuturkan anggota Polres Garut Bripka Cecep Saeful Bahri meninggal dunia saat melaksanakan tugas pengamanan Pesta Rakyat di kawasan Pendopo Garut, Jumat siang.

Antusias warga yang cukup besar itu, kata dia, terjadi desakan warga yang menimbulkan kericuhan, dan personel polisi, termasuk Bripka Cecep mencoba melakukan pengamanan dan membantu warga yang pingsan terjebak di tengah kerumunan itu.

Namun saat berupaya membantu mengevakuasi warga, kata Kapolres, ternyata anggota juga pingsan dan langsung dibawa ke rumah sakit yang akhirnya meninggal dunia.

"Jadi, beliau juga ternyata pingsan, kemudian dibawa ke rumah sakit, dan meninggal," katanya.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya tiga orang, termasuk satu anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di lokasi acara.

"Ada seorang anggota Polri yang bertugas di lapangan untuk menjaga, dan beliau syahid melaksanakan tugasnya menjaga, dan mengayomi masyarakat," kata Bupati.

Tercatat tragedi maut dalam Pesta Rakyat rangkaian pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dengan Maula Akbar putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berakhir ricuh di gerbang Pendopo Garut menyebabkan tiga orang meninggal dunia yakni seorang anak usia 8 tahun Vania Aprilia warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, kemudian Dewi Jubaeda (61), dan anggota Polres Garut.

Peristiwa itu bermula saat massa dari berbagai kalangan masyarakat berkerumun memadati kawasan tempat diselenggarakannya Panggung Hiburan Rakyat, lalu terjadi kericuhan berdesakan di gerbang utama memasuki kawasan Pendopo.

Kericuhan tersebut menyebabkan sejumlah warga pingsan, dan dievakuasi oleh aparat keamanan, maupun petugas medis yang sudah jaga di kawasan itu.

Akibat insiden itu, serangkaian acara Pesta Rakyat yang digelar di pusat perkotaan itu berdasarkan keputusan bersama tidak dilanjutkan atau dihentikan.

 

Baca juga: Ya Allah! anggota polisi tewas tengah bantu warga di Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi

Baca juga: Pesta rakyat pernikahan anak Dedi Mulyadi distop pasca tiga orang tewas termasuk anggota polisi

Baca juga: Polda Jabar: seorang anggota polisi meninggal dalam pesta pernikahan anak Dedi Mulyadi


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapolres Garut: Anggota Polri tewas saat evakuasi di Pesta Rakyat

Pewarta: Feri Purnama
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026