Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menggandeng sejumlah komunitas untuk melakukan penanaman 10 ribu bibit mangrove pada kawasan pesisir utara di kota tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon Agus Mulyadi di Cirebon, Jumat, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama ekosistem pesisir yang rentan abrasi.
Adapun kegiatan tersebut, kata dia, dilaksanakan di Pantai Kejawanan yang menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Cirebon.
Ia menjelaskan kegiatan ini bertujuan, untuk menjaga garis pantai dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di tengah tantangan kontur tanah berkadar garam tinggi.
"Penanaman mangrove di Cirebon ini tentu penuh tantangan. Namun dengan semangat dan kerja sama semua pihak, saya yakin kita bisa mengatasinya," katanya.
Pelestarian lingkungan tidak cukup hanya dengan menanam, melainkan harus disertai dengan penyemaian dan perawatan agar bibit dapat tumbuh secara optimal.
Agus meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon untuk menetapkan target keberhasilan, dalam setiap program penanaman mangrove yang dilakukan secara kolaboratif dengan komunitas.
"Minimalnya 30 persen dari jumlah bibit yang ditanam setiap tahunnya dapat tumbuh dengan baik," katanya.
Sementara itu Sekretaris Jenderal Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Prabu Diaz menuturkan kegiatan penanaman mangrove telah dilakukan selama tujuh tahun terakhir sebagai bentuk kepedulian terhadap abrasi yang melanda kawasan pantai utara Jawa.
Setiap tahunnya, pihaknya menanam hingga 10 ribu bibit mangrove di sepanjang 7 kilometer garis pantai Kota Cirebon dan sebagian wilayah Kabupaten Cirebon.
"Ini murni gerakan warga yang dijalankan secara swadaya, tanpa dukungan dana dari pihak mana pun. Kami prihatin melihat abrasi yang begitu cepat," ujarnya.
Menurut dia, kondisi pantai Cirebon yang memiliki kadar garam tinggi membutuhkan jenis mangrove tertentu.
Oleh karena itu, komunitasnya menggunakan bibit Afi-afi yang didatangkan dari Jawa Timur, karena lebih tahan dibanding bibit lokal.
"Kalau pakai bibit lokal, dari 10 ribu hanya 5 persen yang bertahan hidup. Tapi Afi-afi bisa menyesuaikan dengan kondisi tanah di sini," ucap dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Cirebon gandeng komunitas tanam 10 ribu bibit mangrove
