Dampak efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah mulai dirasakan pengelola hotel dan restoran di Cianjur, sehingga Pemkab Cianjur diharapkan dapat melakukan penangguhan pajak.
"Angka kunjungan terus menurun sejak pemerintah menerapkan efisiensi anggaran, sehingga banyak anggota kami menerapkan pengurangan karyawan guna menyesuaikan anggaran dan mengurangi pengeluaran atau operasional," katanya.
Seiring sepinya angka kunjungan pemerintah dapat memberikan relaksasi seperti penundaan pajak yang diberlakukan untuk hotel dan restoran karena angka kunjungan atau tingkat hunian terutama saat akhir pekan sekitar 30-40 persen atau hanya seratusan kamar yang terisi.
Baca juga: PHRI Cianjur: Hotel dan restoran lakukan pengurangan karyawan
Baca juga: Libur Lebaran 2025, tingkat hunian hotel di Cianjur sekitar 49 persen
Baca juga: Tingkat hunian hotel di Cianjur selama Natal-Tahun Baru hanya 33 persen
