"Mohon maaf ya Pak, saya bukannya menolak kebijakan Bapak, maksudnya apapun itu saya mendukung. Cuma jangan dihapus Pak, enggak semua orang itu bisa terima," kata Aura Cinta.
Menanggapi itu, Dedi mengatakan bahwa bagi orang miskin, uang untuk wisuda akan lebih bermanfaat jika digunakan hal lain.
Mantan Bupati Purwakarta ini mengatakan, jika menyadari kemampuan ekonomi rendah maka sebaiknya hidup prihatin.
"Seluruh pengeluaran ditekan, digunakan untuk yang positif, pengembangan diri. Lah, ini orang enggak punya, tinggal di bantaran sungai," katanya.
Ia menambahkan, banyak orang tua yang menyambut baik kebijakan penghapusan wisuda untuk anak sekolah.
"Orang tua yang lain itu menyambut gembira ketika wisuda dihapus. Keluarga ini menolak wisuda dihapus," kata Dedi pada Aura yang disebut-sebut merupakan model tersebut.
Baca juga: Pasca-debat, Dedi Mulyadi: Aura Cinta sosok pemberani
Baca juga: Pasca-debat, Dedi Mulyadi: Aura Cinta sosok pemberani
