Joko Anwar juga mengajak penonton untuk tidak hanya menikmati cerita, tapi juga mengajak mereka masuk ke ruang perenungan bersama tentang arah bangsa dan nasib generasi mendatang.
Ia menambahkan, film ini menjadi semacam alarm, pengingat, bahwa tanpa kesadaran bersama maka Indonesia bisa tergelincir ke dalam masa depan yang suram seperti yang tergambar dalam layar.
"Film ini kita tampilkan sedemikian rupa, sangat terukur, tapi kita tampilkan sedemikian rupa supaya menampilkan kenyataan yang ada di dalam masyarakat," katanya.
