Adapun tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut yakni Basarnas Pos SAR Sukabumi, Polsek Ciemas, Koramil Ciemas, Syabandar Ciemas, Pos TNI AL Ciemas, Balawista, P2BK Ciemas, BPBD Kabupaten Sukabumi, HNSI Ciemas, Pemerintah Kecamatan Ciemas, SAKA SAR Kabupaten Sukabumi, SAR Khatulistiwa, Pramuka Peduli, serta keluarga korban.
Sebelumnya pada Rabu sekitar pukul 17:00 WIB Erik dan Wandi serta seorang rekannya pergi ke Pantai Karang Daeu untuk memancing ikan. Perjalanan dari rumah tempat tinggal mereka menuju lokasi memancing memakan waktu 25 menit menggunakan perahu tradisional jenis congkreng.
Setelah sampai di lokasi, Erik dan Wandi kemudian turun dari perahu dan berjalan di atas karang. Sementara, rekannya memilih untuk kembali ke darat untuk memperbaiki perahunya karena ada kerusakan.
Sekitar pukul 18:15 WIB, rekan korban kembali menuju Pantai Karang Daeu, namun di lokasi Erik dan Wandi sudah tidak ada, ia pun sempat mencari kedua rekannya itu tapi tidak ditemukannya.
Rekan korban pun akhirnya memilih pulang dan menginformasikan hilangnya Erik dan Wandi kepada warga. Keluarga dan masyarakat kemudian melakukan pencarian.
Jasad Wandi ditemukan warga pada Kamis (20/2) sekitar pukul 06:40 WIB di sekitar pesisir pantai yang tidak jauh dari lokasi kecelakaan laut, sementara Erik hilang dan jasadnya baru ditemukan pada Sabtu oleh tim SAR gabungan.