Cianjur (ANTARA) - Kantor SAR Cianjur, Jawa Barat, bersama petugas gabungan pada Kamis berhasil menemukan jasad siswa SD atas nama Hasbi (12) di Kecamatan Cikalongkulon yang terbawa arus sungai sejauh 10 kilometer, setelah melakukan pencarian selama empat hari.
Kepala SAR Cianjur Andhika Zein di Cianjur, Kamis, mengatakan pencarian dilakukan dengan cara susur sungai menggunakan perahu karet dan pinggiran sungai dengan berjalan kaki melibatkan sekitar 56 petugas gabungan.
"Petugas gabungan TNI/Polri, BPBD Cianjur, Damkar, PMI Cianjur, dan relawan termasuk SAR Karawang, dilibatkan dalam pencarian selama empat hari, menyusuri Sungai Cikundul hingga ke Waduk Cirata sejauh 10 kilometer lebih," katanya.
Sampai hari ke empat pencarian, pihaknya mendapat laporan warga terkait temuan jasad korban yang mengambang di Waduk Cirata, sehingga petugas langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban selanjutnya diserahkan pihak keluarga.
"Dengan ditemukannya jasad korban, proses pencarian dihentikan. Kami meminta orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak agar tidak terjadi hal serupa terutama yang tinggal dekat sungai," katanya.
Hingga akhir tahun, kata dia, informasi dari BMKG menyebutkan cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur mulai dari utara hingga selatan, dengan potensi hujan lebat pada pagi, siang, dan malam hari, sehingga masyarakat harus waspada.
"Selama satu pekan terakhir kami menangani dua laporan kecelakaan air yang terjadi di Kecamatan Cikalongkulon dan Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, sehingga kami meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di pinggir sungai dan pantai," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya Kantor SAR Kabupaten Cianjur bersama petugas gabungan berhasil mengevakuasi lima dari enam orang anak yang dilaporkan terjebak arus sungai yang tiba-tiba deras di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongkulon, satu orang lainnya dilaporkan hilang.
Setelah mendapat laporan SAR Cianjur melakukan koordinasi dengan petugas gabungan TNI/Polri, BPBD dan Kantor Pemadam Kebakaran Cianjur serta PMI Cianjur guna membantu pencarian korban terbawa arus sungai.
Lima orang anak berhasil menyelamatkan diri ke pinggir sungai dan berhasil dievakuasi tim gabungan, sedangkan satu orang lainnya atas nama Hasbi (11) dilaporkan terbawa arus saat berenang menggunakan ban bekas di aliran sungai yang arusnya tiba-tiba deras.
