Sidoarjo (ANTARA) - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri menyatakan, anak asuhnya banyak belajar dari Suriah setelah dikalahkan 2-0 untuk menatap Piala Asia U-20 di China, terutama untuk menghadapi sang juara bertahan, Uzbekistan.
"Dua pertandingan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk belajar. Terutama malam ini, semua pemain saya pikir sudah bermain bagus," kata Coach Indra saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin malam.
Dari pertandingan melawan Suriah, lanjutnya, gambaran untuk melihat kualitas timnas negara lain terutama di grup C Piala Asia U-20 sudah terlihat jelas.
"Kami sudah nampak gambaran sekarang bagaimana kualitas nanti yang akan dihadapi di Piala Asia 2025. Kami saat ini memang coba mencari informasi," ujarnya.
Bahkan, kata dia, Timnas Suriah pernah menahan juara bertahan Piala Asia, yaitu Uzbekistan saat uji coba.
"Jadi kami melihat mereka kualitas Uzbekistan mungkin lebih kurang seperti Suriah atau mungkin lebih baik," katanya.
Oleh sebab itu, dirinya beserta tim pelatih harus pintar-pintar untuk menentukan strategi dan mencuri poin saat Piala Asia.
"Memang harus pintar-pintar nanti di Piala Asia dalam menentukan game plan, menentukan taktik untuk bagaimana bisa mencuri poin atau memenangkan pertandingan nanti," kata pelatih berusia 61 tahun itu.