Cirebon (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Jawa Barat, menargetkan kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut bisa mencapai 2,6 juta orang pada 2025, dengan menggelar berbagai kegiatan kebudayaan dan pariwisata sepanjang tahun ini.
“Untuk 2025, target kita sekitar 2,6 juta kunjungan wisatawan. Kami yakin jumlah ini bisa tercapai, karena banyak ajang yang akan kami gelar,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Kota Cirebon Iman Fachrurohman di Cirebon, Jumat.
Baca juga: Kota Cirebon perbanyak agenda wisata tarik kunjungan turis
Ia mengatakan, penyelenggaraan sejumlah agenda besar di Kota Cirebon, memang dirancang untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurut dia, beberapa agenda unggulan yang digelar yaitu Festival Cap Go Meh pada Februari 2025. Kemudian ada juga Festival Topeng, Festival Jalur Rempah dan Pekan Kebudayaan Daerah.
“Kegiatan tersebut akan dikaitkan dengan peringatan hari besar di Kota Cirebon untuk menambah daya tarik wisata,” katanya.
Ia menyebutkan, selain kegiatan itu, pihaknya pun bakal melaksanakan Festival Pesisiran yang menjadi salah satu program pariwisata andalan di Kota Cirebon.
Kegiatan ini, lanjutnya, akan menyatukan perayaan tradisi nadran yang biasanya dilaksanakan di lokasi berbeda menjadi satu rangkaian acara di satu tempat.
“Tahun 2024 lalu, Festival Pesisiran sudah kami laksanakan dalam bentuk seremoni di satu lokasi. Mudah-mudahan pada 2025 bisa lebih meriah dan menarik lebih banyak wisatawan,” ujarnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, pihaknya optimis Kota Cirebon dapat terus meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat posisi sebagai salah satu daerah destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.
Iman menyampaikan, berdasarkan data, tren kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon terus menunjukkan angka yang stabil sejak 2022 dengan 4,3 juta turis sudah menyambangi daerahnya.