Antarajawabarat.com,28/8 - Komisi D DPRD Provinsi Jabar mengusulkan agar desain pembangunan terminal Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka harus menunjukan nilai budaya Jabar.
"Desain pembangunan bandara di Majalengka harus menunjukkan jati diri Jawa Barat," kata Ketua Komisi D DPRD Jabar MQ. Iswara kepada wartawan di Bandung, Rabu.
Ia berharap proses pemilihan desain pembangunan terminal BIJB Kertajati dilakukan melalui mekanisme yang matang tidak asal-asalan.
Selain itu, lanjut dia, harus melibatkan budayawan Jabar dan melibatkan masyarakat seperti melakukan poling agar konsep yang digunakan sesuai keinginan dan menonjolkan budaya Jabar.
"Harus melibatkan budayawan Jabar, atau melakukan poling, dan survei ke masyarakat untuk usulan memilih desainnya," katanya.
Terkait usulan dua desain yakni unsur burung merak dan daun jati, menurut Iswara cocok karena sudah mewakili identitas diri Jabar.
"Merak dan Jati ini sudah mewakili budaya Jabar," kata Iswara.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jabar sudah mendapatkan dua konsep pilihan desain model merak dan daun jati.
Desain pembangunan terminal BIJB Kertajati itu untuk sisi darat dengan besaran anggaran mencapai Rp4,2 triliun.
Provinsi Jabar sudah melakukan pertemuan dengan maskapai yang akan menggunakan bandara tersebut untuk meminta masukan dalam mematangkan desain terminal BIJB.***2***
Feri P
